Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin/Ist

Politik

Sistem Tertutup Bahayakan Demokrasi, MK Harus Keluar Pusaran Politik

RABU, 07 JUNI 2023 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sistem proporsional tertutup membahayakan demokrasi. Dengan kembali berlakunya sistem ini maka bakal merugikan partai politik sebagai peserta pemilihan umum (Pemilu)

"Ini tanda bahaya untuk perjalanan demokrasi," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin lewat keterangan resminya, Rabu (7/6).

Menurut dia, internal parpol akan mengalami guncangan karena mesin parpol akan kekurangan energi sebagai akibat pasifnya calon anggota legislatif yang berada di urutan lebih bawah.
 

 
Padahal, gairah seseorang menjadi caleg, salah satunya karena adanya keadilan dalam sistem proporsional terbuka. Tidak dipungkiri, bisa saja ada caleg yang memilih diam untuk bertarung atau mundur.

"Kondisi semacam itu tentu saja sangat merugikan partai," kata Politisi Fraksi PKB itu
 
Yanuar menegaskan, sistem pemilu adalah komponen yang menjadi kewenangan pembuat undang-undang, yaitu DPR dan Pemerintah. Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini sedang diuji kecerdasan dan kebijaksanaan politiknya.

"Bila MK bisa keluar dari pusaran politik yang membabi buta ini, MK akan dicatat sejarah sebagai penyelamat demokrasi. Kita lihat saja nanti apa yang diputuskan MK," tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya