Berita

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan/RMOL

Politik

Punya Relawan, Jokowi Ditantang Bikin Partai Sendiri

SELASA, 06 JUNI 2023 | 18:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberhasilan Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden Republik Indonesia tidak terlepas dari dukungan para relawan. Relawan  yang berasal dari berbagai daerah dan kalangan profesi ini menjadi modal politik yang kuat buat Jokowi.

Atas dasar tersebut, pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan menyarankan Jokowi lebih baik mendirikan partai sendiri. Saran itu untuk menanggapi sikap Jokowi yang terang-terangan cawe-cawe Pilpres 2024.

"Relawan Jokowi hingga hari ini masih hidup. Tetapi keberadaan relawan ini kan jelas berbeda dengan partai politik," katanya saat menjadi narasumber dalam diskusi bertema "Cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/6).


Yusak menjelaskan partai politik mempunyai kewenangan yang dijamin konstitusi dan undang-undang, sedangkan relawan tidak. Partai politik juga sebagai instrumen saluran rekrutmen kepemimpinan politik.

"Akan lebih menarik sekaligus tantangan buat Jokowi kenapa tidak mendirikan partai politik saja?" tanya Yusak.

Dia lantas mencontohkan, Partai Nasdem yang bertransformasi dari ormas menjadi partai politik. Bahkan serikat buruh pun hari ini telah bertransformasi menjadi partai politik.

"Kenapa Pak Jokowi tidak berani?" tantang Yusak.

Diskusi yang dipandu Redaktur Kantor Berita Politik RMOL, Angga Ulung Tranggana itu juga menghadirkan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya