Berita

Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Demokrat Desak Cawapres Dideklarasikan Juni, Nasdem: Terserah Pak Anies

SENIN, 05 JUNI 2023 | 17:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan selaku bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mengenai waktu deklarasi bakal cawapres.

Meskipun, Partai Demokrat mendesak agar segera mendeklarasikan bakal cawapres pada bulan Juni 2023 dengan alasan elektabilitas Anies Baswedan terus tergerus seiring berjalannya waktu.

“Terserah Pak Anies. Pak Anies ketika nanti akan menyampaikan, menentukan timingnya, tentu ada diskusi sama kita pasti,” ujar Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/6).


Taufik Basari menyebut, pihaknya berprinsip dinamis mengenai waktu deklarasi bakal cawapres diserahkan kepada Anies. Sebab menurutnya, di dalam politik selalu ada pertimbangan yang mengharuskan untuk diulur atau dipercepat.  

“Kita dinamis saja. Namanya politik kan bisa tiba-tiba ada sesuatu hal yang harus segera, bisa aja jadi mundur. Kayak gitu kan dinamis lah, gak bisa dipatok harus gini, kalo nanti ternyata ada dinamika tertentu nanti dibilangnya kita enggak konsisten,” pungkasnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief menyebut pihaknya mengusulkan kepada bakal capres Anies Baswedan agar deklarasi cawapres disegerakan pada bulan Juni ini. Usulan ini didasarkan pada elektabilitas Anies yang cenderung mengalami penurunan di setiap lembaga survei.

“Memang ada kecenderungan menurun dari survei Indikator. Dugaan kami adalah lambannya proses deklarasi. Jadi kita akan mengajukan usul ke Pak Anies agar bulan Juni ini segera dideklarasikan,” kata Andi Arief dalam keterangannya, Senin (5/6).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya