Berita

Saiful Anam/RMOL

Politik

PAN Belum Sreg Dukung Ganjar, Saiful Anam: Tunggu Lampu Hijau Jokowi

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 13:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengakuan PAN belum sreg mendukung Ganjar Pranowo menunjukkan Presiden Joko Widodo belum memberi lampu hijau kepada PAN untuk mendukung PDI Perjuangan dan Ganjar.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam, mengatakan, belum resminya PAN mendukung Ganjar bisa disebabkan banyak faktor, salah satunya belum jelas keuntungan apa yang akan didapat jika berkoalisi dengan PDIP.

"Kedua, kita lihat PAN dekat dengan Erick Thohir, bisa jadi sedang bargaining untuk menduetkan Ganjar-Erick, baru setelah itu berkoalisi," kata Saiful, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (4/6).


Selanjutnya, bisa jadi karena PAN belum mendapat restu atau lampu hijau dari Jokowi. Karena selama ini PAN selalu manut dan ikut arahan Jokowi.

"Terlebih PAN sudah mulai ditinggalkan Amien Rais, sehingga lebih condong ke Jokowi dalam menentukan pilihan-pilihan politiknya," kata Saiful.

Dengan belum jelasnya arah koalisi PAN, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta itu, bisa jadi hal itu sekaligus menunjukkan Jokowi belum tentu memberi dukungan kepada PDIP dan Ganjar.

"Kalau PAN belum menentukan pilihan koalisi, sangat mungkin karena belum ada arahan dari Jokowi, sehingga secara terbuka menyatakan belum sreg berkoalisi dengan PDIP untuk memenangkan Ganjar," pungkas Saiful.

Pernyataan PAN belum mantap mendukung Ganjar disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, usai pertemuan tertutup antara elite PAN dan PDIP, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (2/6).

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya