Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Cawe-Cawe Jokowi Multitafsir, Bisa Soal Pemilu atau Program Kerja

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 05:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sikap Presiden Joko Widodo yang secara terang-terangan mengakui bakal cawe-cawe urusan Pilpres 2024 bisa ditafsirkan jadi banyak hal.

Bisa jadi, cawe-cawe yang dimaksud soal kepastian penyelenggaraan Pemilu di tahun 2024. Atau kemungkinan kedua cawe-cawe program pemerintahan pasca Jokowi berhenti menjabat.

"Soal Jokowi cawe-cawe ini kan masih mulitafsir, apakah cawe-cawenya soal keberlanjutan pemilu atau soal bagaimana keberlanjutan programnya," kata Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (3/6).


Namun menurut Arifki, cawe-cawe pilpres yang dimaksud lebih ke pilihan Jokowi dalam pemilu nanti. Di mana sejauh ini sosok Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dikenal dekat dan secara intens bertemu dengan Jokowi.

Bila Jokowi akan cawe-cawe ke salah satu tokoh, lanjutnya, maka akan menimbulkan dilema ke pihak yang tidak didukung.

"Tetapi dari beberapa figur yang dimunculkan dekat dengan Jokowi, seperti Ganjar dan juga Prabowo ini juga akan menjadi sebuah dilema apakah Jokowi akan mendukung Ganjar atau Prabowo," kata Arifki.

Presiden Jokowi sebelumnya mengakui akan cawe-cawe ketika bertemu dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin petang (29/5).

Jokowi beralasan, itu dilakukan demi kepentingan negara dan keberlanjutan pembangunan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya