Berita

Narkoba yang berhasil disita kepolisian Kamboja dari pengedar asal Vietnam/Net

Dunia

Bawa 5 Kg Narkoba, Pria Vietnam Diringkus Polisi Kamboja

RABU, 31 MEI 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Akibat menyelundupkan obat-obatan terlarang, seorang pria asal Vietnam bernama Vu Quang Minh dilaporkan telah diringkus oleh aparat Kepolisian Anti Narkoba Kamboja.

Menurut pihak kepolisian pada Selasa (30/5), pria asing berusia 38 tahun itu ditangkap setelah mengirim narkotika melalui kantor pos dekat situs sejarah Wat Phnom di Phnom Penh, ke luar negeri, akhir pekan lalu.

Berat narkoba yang dibawa mencapai lebih dari lima kilogram dan saat ini telah diamankan pihak kepolisian.


"Sebanyak 4,21 kg ketamine dan 1,01 kg ekstasi (MDMA) disita dari tersangka," bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Xinhua.

Negara Asia Tenggara termasuk Kamboja hingga kini tidak memiliki hukuman mati untuk pengedar narkoba dalam undang-undang.

Tetapi jika terbukti memperdagangkan lebih dari 80 gram obat-obatan terlarang, pelaku dapat dipenjara seumur hidup.

Kasus pengedaran barang haram di Kamboja dilaporkan semakin marak ditemukan sejak Januari-April tahun ini.

Sepanjang periode tersebut, Kamboja telah menangkap 5.572 tersangka terkait narkoba, termasuk 105 orang asing dan menyita total 361 kg narkotika yang diselundupkan.

Sebagian besar narkoba yang disita adalah ketamin, sabu, pil sabu, heroin, ekstasi, kokain, dan cathinone.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya