Berita

DPC PKB Lampung Tengah saat mendaftarkan bacaleg ke KPU setempat/Net

Politik

Kecewa Dapat Nomor Urut 4, Ketua Dewan Syuro PKB Lamteng Merasa Tak Dihargai

RABU, 31 MEI 2023 | 09:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kekecewaan tengah dirasakan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Tengah, Slamet Anwar. Anggota DPRD Lamteng ini kecewa karena mendapat nomor urut yang tak sesuai harapannya sebagai bakal calon legislatif pada Pemilu 2024.

Kekecewaan itu ditujukan Slamet kepada Ketua DPC PKB, yang juga Wabup Lamteng, Ardito Wijaya, di mana sehari sebelum pendaftaran Caleg ke KPU, dirinya mendapat nomor urut 4 di Dapil 5 untuk Pemilu 2024.

"Seharusnya, Ketua DPC PKB Lamteng Ardito Wijaya melakukan musyawarah dan koordinasi, jadi enggak asal tunjuk," cetus Slamet, saat diklarifikasi Kantor Berita RMOLLampung via telepon,Selasa (30/5).


Dengan nomor urut tersebut, dirinya merasa tidak diperhitungkan atau dihargai dalam struktur partai. Padahal saat ini Slamet menjabat Ketua Dewan Syuro DPC PKB Lamteng yang juga salah satu anggota DPRD setempat.

"Yang jelas saya sangat kecewa atas keputusan dari ketua secara sepihak ini. Yang seharusnya Ketua DPC melakukan musyawarah, sebelum memutuskan hal itu, agar tidak ada yang merasa kecewa seperti saya," ungkapnya.

Sejauh ini dirinya masih melakukan komunikasi untuk berupaya mengubah nomor urut tersebut. Slamet menjelaskan, hanya di Dapil 5, petahana dan kader yang memiliki jabatan strategis seperti dirinya mendapat pada nomor urut pencalonan yang tidak layak.

"Tapi saya tidak tahu, kalau yang bersangkutan Ketua DPC ada masalah dengan saya, yang saya rasa selama ini hubungan saya dengan beliau baik-baik saja. Jika sistem pemilihan secara terbuka saya akan tetap berjuang maju, namun jika sistemnya tertutup kemungkinan saya akan mengundurkan diri dari PKB," pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya