Berita

Kolase Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Stempel Petugas Partai hingga Kemiskinan Jateng Bikin Ganjar Kalah dari Prabowo

SENIN, 29 MEI 2023 | 19:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rekam jejak hingga kendali partai politik menjadikan Prabowo Subianto lebih unggul dibandingkan bakal capres lain seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Temuan LSI Denny JA, ada beberapa faktor yang membuat Ketua Umum Partai Gerindra itu jauh lebih unggul dibandingkan Ganjar dan Anies. Pertama, adalah status petugas partai versus pendiri atau ketua umum partai.

"Istilah petugas partai melemahkan figur Ganjar di hadapan Prabowo yang merupakan pendiri dan ketua umum partai (Gerindra)," kata peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa saat memaparkan hasil surveinya, Senin (29/5).


Petugas partai yang tersemat pada Ganjar tidak mengesankan strong leader, pemimpin yang mandiri, pengendali partai, apalagi pengendali pemerintah atau elite negara.

Faktor lain adalah rekam jejak. Ganjar yang berstatus sebagai Gubernur Jawa Tengah dinilai gagal mengatasi isu kemiskinan di level provinsi.

Penilaian berbeda ditujukan terhadap rekam jejak Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.
 
"Dibandingkan capres lain, Prabowo terkesan pemimpin yang diterima di spektrum politik yang lebih luas, untuk kuat memulai kebangkitan ekonomi," jelas Ardian.

Jika Ganjar di garis nasionalis dan Anies di kubu politik Islam, maka Prabowo berada di poros tengah. Posisi politik ini memudahkan Prabowo membangun kerja sama dengan spektrum politik yang lebih luas.

Rekam jejak cita-cita Prabowo soal ekonomi Indonesia menjadi "Macan Asia" yang disampaikan sejak Pilpres 2014 juga menunjukkan ada hasrat yang sudah lama disampaikan dalam upaya membangkitkan ekonomi.

Sejak Pilpres 2014 pula, Prabowo sudah dikenal publik mempopulerkan upaya untuk mengangkat ekonomi rakyat.

"Jenis ekonomi yang mewarnai pemikiran Prabowo dikenal lebih berwarna kerakyatan, ekonomi yang banyak perhatian kepada mereka yang tertinggal," jelas Adrian Sopa.

Rekam jejak inilah yang belum terlihat jelas oleh publik terhadap Ganjar dan Anies Baswedan.

"Ini yang membuat Anies Baswedan belum menonjol soal ekonomi," tutup Adrian Sopa.

Pada survei LSI Denny JA yang digelar 3 sampai 14 Mei 2023, Prabowo berada di urutan pertama capres strong leader, yakni dengan 56,2 persen. Posisi kedua ada Anies Baswedan dengan 18,7 persen, dan Ganjar Pranowo di posisi ketiga dengan 14,8 persen.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya