Berita

Menko PMK, Muhadjir Effendy/Ist

Nusantara

Menko Muhadjir Dorong Muhammadiyah dan Aisyiyah Tebar Manfaat

SENIN, 29 MEI 2023 | 10:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Muhammadiyah dan Aisyiyah harus inklusif dan tidak pandang bulu membantu serta menebar manfaat untuk pembangunan.

Harapan itu disampaikan Menko PMK, Muhadjir Effendy, pada Musda ke-12 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Tangerang,  bertema "Membumikan Islam Berkemajuan, Mewujudkan Tangerang Gemilang", di Universitas Muhammadiyah AR Fachruddin, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Itu yang menurut saya harus dipegang. Semakin bagus dalam berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, juga semua Ormas dan agama lain, harus diajak bersama,” katanya, melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/5).


Mantan Menteri Pendidikan dan rektor empat periode Universitas Muhammadiyah Malang itu juga menegaskan, risalah Quran Surat Al Ma’un harus menjadi ideologi dalam bergerak menebar manfaat di bumi bagi seluruh umat manusia, tanpa pandang bulu.

Surat Al Ma’un menjelaskan tentang peringatan kepada hak Allah, yakni shalat, dan hak manusia termasuk zakat, sedekah, serta perbuatan amal kebaikan.

Program-program Pengurus Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah, kata dia, bisa digerakkan untuk membantu pembangunan dan menangani masalah-masalah daerah, seperti kemiskinan ekstrem dan stunting.

Berdasar data BPS 2022, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang masih 1,52 persen (nasional 2,04 persen), kemudian prevalensi stunting di Kabupaten Tangerang berdasarkan SSGI 2022 sebesar 21,1 persen (nasional 21,6 persen).

Target 2024 adalah 0 dan 14 persen. karena itu, kolaborasi Muhammadiyah dan Aisyiyah akan sangat penting membantu  menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem dan stunting itu.

"Pemerintah dengan Muhammadiyah dan Aisyiyah harus satu," demikian Muhadjir Effendy.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya