Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan/Net

Politik

Meski Elektabilitas Rendah, Airlangga-Zulhas Bisa Menangi Pilpres karena Punya Mesin Partai

SENIN, 29 MEI 2023 | 03:02 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Majunya pasangan Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan bukan hanya menjadi poros alternatif, tetapi akan baik untuk kemajuan demokrasi di tanah air.

Alasannya, banyaknya pasangan capres-cawapres yang maju akan membuat pemilih memiliki opsi pilihan yang variatif.

Demikian pandangan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/5).


"Jadi, prinsip variasi pemilih diikuti variasi yang akan dipilih telah dipenuhi," demikian kata Jamiluddin.

Meski demikian, secara elektoral pasangan Airlangga-Zulhas masih terbentur pada elektabilitas. Sebab, sampai saat ini keduanya elektabilitasnya masih rendah.

Secara politik, untuk Airlangga-Zulhas maju sudah memenuhi syarat. Peluang keduanya relatif kecil saat dihadapkan dengan Anies, Prabowo, dan Ganjar.

"Tiga nama terakhir ini elektabilitasnya jauh meninggalkan Airlangga, termasuk Zulhas," jelas Jamiluddin.

Jamiluddin berpandangan, peluang menang keduanya masih terbuka selama dalam waktu yang ada pasangan Airlangga-Zulhas dapat meningkatkan elektabilitasnya secara signifikan.

Ia mewanti-wanti, jika memang pasangan Airlangga-Zulhas akan bertarung, maka mesin partai harus bergerak secara serius.

"Apakah mesin.politik Golkar dan PAN dapat mendongkrak elektabiltas Airlangga-Zulhas dalam waktu singkat ? Tentu Golkar dan PAN yang bisa menjawabnya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya