Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie/Net

Politik

Kritik Jusuf Wanandi, Jerry Massie: Dua Pasangan Capres Hanya Untungkan Oligarki

MINGGU, 28 MEI 2023 | 12:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jusuf Wanandi di salah satu stasiun swasta nasional memunculkan beragam kritik. Ini lantaran Jusuf turut menyatakan bahwa Pilpres 2024 akan diisi 2 pasangan calon.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai pernyataan Jusuf Wanandi mengambang dan berpihak pada Istana. Sebab, kubu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto akan sulit bergabung.

“Dari satu sisi saya sepakat dengan dia menolak 3 periode atau penambahan masa jabatan. Tapi untuk 2 capres agak sulit,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/5).


Menurutnya, koalisi gendut atau gemuk juga tidak akan menguntungkan bagi publik. Alasannya, karena sistem akan diatur oleh mayoritas dan mereka bisa leluasa merekayasa korupsi berjamaah. Sementara pihak oposisi akan minoritas.

“Koalisi besar akan menguntungkan kelompok oligarki menjalankan aksinya,” sambungnya.

Atas dasar itu juga, Jerry Massie berharap koalisi Golkar dan PAN terwujud, sehingga Airlangga dan Zulkifli Hasan bisa tampil sebagai duet capres-cawapres.

“Justru saya menilai ini akan lebih baik dan positif dalam tatanan demokrasi,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya