Berita

Jurubicara PPP, Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP Mulai Putus Asa terhadap Koalisi Besar

SABTU, 27 MEI 2023 | 10:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai pesimis terhadap gagasan Koalisi Besar sebagai gabungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Bahwa sedari awal PPP pesmistis koalisi besar yang merupakan wacana gabungan antara KKIR - KIB bakal terwujud," ujar Jurubicara PPP, Achmad Baidowi kepada wartawan, Sabtu (27/5).

Ia menjelaskan, wacana penggabungan parpol-parpol dalam KIB yang berisi Golkar-PPP-PAn dan KKIR berisi Gerindra-PKB perjalanannya tidak mulus.


Pasalnya, ada satu faktor yang tidak berlangsung sebagaimana diwacanakan, yaitu mengenai sosok calon presiden (capres) yang bakal diusung.

Bahkan Achmad Baidowi menyebutkan, rencana pembentukan Koalisi Besar bukan hanya diisi oleh parpol anggota KIB dan KKIR, tapi juga ditambah PDI Perjuangan.

Jika melihat rencana komposisi partai dalam Koalisi Besar tersebut, sosok yang kerap disapa Awiek ini melihat terlalu banyak figur potensial menjadi capres.

"Hambatan utamanya adalah figur capres yang mau diusung. Karena ada nama Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, dan Ganjar Pranowo. Tidak mungkin dalam koalisi ada tiga capres," demikian Ketua DPP PPP ini menambahkan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya