Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat umumkan Ganjar Pranowo didampingi Puan Maharani, Presiden Jokowi dan Prananda Prabowo/RMOL

Politik

Sama-sama Diusung Capres, Perlakuan Megawati ke Jokowi dan Ganjar Berbeda

SABTU, 27 MEI 2023 | 04:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Terdapat perbedaan perlakuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terhadap Joko Widodo (Jokowi) dan Ganjar Pranowo, meskipun sama-sama pernah diusung sebagai bakal capres dari internal partai banteng moncong putih.

Demikian disampaikan Founder KedaiKOPI Hendri Satrio alias Hensat dalam sebuah webinar bertajuk “Suara Sumbang di Kandang Banteng, Prabowo Untung atau Buntung?” pada Jumat sore (26/5).

“Yang saya ingat pada waktu (Pilpres) 2014 setelah dideklarasikan Ibu Mega sibuk nuntun Pak Jokowi kemana-mana, tapi kali ini nampaknya Pak Ganjar dibiarkan sendiri lagi sama Ibu Mega,” kata pria yang akrab disapa Hensat itu.


Hensat tidak mengetahui maksud dari gesture politik Megawati terhadap Ganjar Pranowo yang telah diusung sebagai bakal capres PDIP pada 21 April 2023 lalu. Menurutnya, hanya Presiden kelima RI itulah yang tahu maksud dan tujuannya membiarkan Ganjar Pranowo.

“Tapi yang jelas ibu Mega sudah memunculkan sebuah tradisi baru yaitu kejutan politik,” kata dia.

Di sisi lain, Hensat menyebut bahwa sejak 21 April 2023 Ganjar dideklarasikan oleh Megawati, maka anggapan Jokowi jadi king maker Pemilu 2024 pupus.

“Karena ibu Mega lah yang menjadi kingmaker-nya Ganjar Pranowo,” pungkasnya.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam webinar tersebut antara lain Waketum Partai Gerindra Habiburrokhman, Politikus PDIP Rifqinizamy Karsayuda, dan Ventura POSPERA Mustar Bona.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya