Berita

Dunia

Beatles dari Indonesia Goyang Kantin Kemlu, Iringi Kepergian Dubes Inggris

JUMAT, 26 MEI 2023 | 20:25 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

G-Pluck Beatles. Nama grup band ini memang tidak biasa. Dibaca “Jiplak Beatles”. Berdiri tahun 1998, G-Pluck Beatles benar-benar menjiplak habis band Beatles asal Inggris yang populer sejak berdiri tahun 1960 sampai kini.

Bukan hanya musik dan aksi di atas panggung, outfit dan potongan rambut semua personel G-Pluck Beatles juga bergaya mop-top.

Jumat petang (26/5), empat personel G-Pluck, basis Awan Garnida, gitaris Sigit Adnan, gitaris Wawan HID, dan penggebuk drum Beni Pratama, plus kibordis Valdi, menggoyang lantai dua Kantin Diplomasi di Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta Pusat.


Dari jarak yang tidak terlalu jauh, seakan John Lennon, Paul McCartney, Ringo Starr, dan George Harrison yang berada di atas panggung.

G-Pluck Beatles menjadi tamu istimewa pada Diplomatic Gathering yang diinisiasi Direktur Jenderal Amerika Eropa, Dubes Umar Hadi.

Ketika membuka acara, Dubes Umar Hadi mengatakan, Diplomatic Gathering kali ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada G-Pluck Beatles yang akan tampil di Beatles Week Festival di Liverpool, Inggris, bulan Agustus mendatang.

Bila tidak ada aral melintang, ini adalah penampilan kedua G-Pluck Beatles di Liverpool. Penampilan pertama mereka di Beatles Week Festival adalah di tahun 2008, atau 15 tahun lalu.

Diplomatic Gathering juga digelar sebagai resepsi perpisahan dengan Dubes Inggris Owen Jenkins yang segera mengakhiri masa tugasnya di Jakarta. Selain Dubes Jenkins, sejumlah dubes negara sahabat lain juga tampak hadir, di antaranya Dubes Kanada Richard Le Bars, Dubes Spanyol Francisco Aguilera, dan Dubes AS Sung Y. Kim.

Musisi senior Setiawan Djody, presentar papan atas Helmy Yahya juga tampak hadir larut menikmati alunan lagu-lagu Beatles bersama diplomat-diplomat muda dan senior Kemlu RI.

G-Pluck Beatles membuka penampilan mereka dengan “Twist and Shout”. Lagu ini ditulis oleh Phil Medley dan Bert Berns tahun 1961, dan dibawakan oleh penyanyi dan band lain sebelum dipopulerkan Beatles di tahun 1963 dan menjadi salah satu lagu di album “Please Please Me”.

Di akhir Diplomatic Gathring, Dubes Jenkins yang akan segera meninggalkan Jakarta tidak mau ketinggalan. Dengan menggandeng Dubes Umar Hadi, ia menyanyikan “Yesterday” yang dirilis pertama kali oleh Beatles di tahun 1965 dalam album “Help!”.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya