Berita

Plt Menkominfo Mahfud MD/RMOL

Politik

Umumkan Seleksi Dirut Bakti Kominfo, Mahfud MD: Tidak Ada yang Lulus

JUMAT, 26 MEI 2023 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tidak ada satupun peserta seleksi yang lulus asesmen untuk pengisian jabatan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Hal ini disampaikan langsung Pelaksana tugas (Plt) Menkominfo, Mahfud MD, saat jumpa pers di Kantor Kemkominfo di Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (26/5).

"Jadi intinya proses seleksi yang sudah berjalan dinyatakan berhenti sampai di sini karena tidak ada yang memenuhi syarat kompetensi, sehingga dinyatakan semuanya tidak lulus untuk menjadi Dirut Bakti," jelas Mahfud.

Mahfud melanjutkan, sehubungan dengan hal tersebut, maka akan dilaksanakan seleksi terbuka ulang yang waktunya akan ditentukan kemudian.

Bakti Kominfo saat ini tengah mengerjakan proyek Base Transceiver Station (BTS) yang merupakan bagian dari proyek penyediaan layanan 4G di 7.904 desa yang masuk kategori 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal).

Proyek ini menarik perhatian publik karena diduga dikorupsi oleh pihak-pihak yang terkait langsung. Mantan Menkominfo Johnny G Plate pun telah ditetapkan tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung RI.

Dalam proyek BTS, Bakti Kominfo menerapkan sistem kerja sama operasi (KSO) bersama perusahaan operator seluler yang memiliki lisensi di Indonesia.

Dalam skema KSO ini, Bakti Kominfo bertanggung jawab melakukan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur BTS 4G, termasuk di dalamnya menyediakan lahan.

Sementara, mitra operator seluler bertanggung jawab menyediakan layanan 4G kepada pelanggan. Termasuk melakukan operasi dan pemeliharaan jaringan 4G secara keseluruhan.

Populer

IKN Ibu Kota Terhijau Dunia Omong Kosong Jokowi

Rabu, 05 Juni 2024 | 12:42

Investor IKN Hanya Dongeng!

Kamis, 06 Juni 2024 | 11:12

Dirut Kimia Farma Layak Dicopot

Selasa, 04 Juni 2024 | 15:53

Bukan Hanya Tiket Pesawat, Mertua Menpora Dito Ternyata Juga Pesankan Visa Umrah untuk Rombongan SYL

Rabu, 05 Juni 2024 | 21:21

Rugi Rp1,48 Triliun, Penyelewengan di Kimia Farma Extra Ordinary

Selasa, 04 Juni 2024 | 10:37

Perwakilan Kontraktor Minta Penegak Hukum Periksa Bupati Keerom

Senin, 10 Juni 2024 | 10:37

Penyidik KPK Sita Handphone Hasto dan Geledah Ajudan

Senin, 10 Juni 2024 | 15:24

UPDATE

Beijing Minta UE Kaji Ulang Rencana Menaikkan Tarif Mobil Listrik China

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:57

Marak Pencurian Kambing Jelang Lebaran Iduladha

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:55

Lodewijk Pastikan Layanan Haji Lebih Baik dari Tahun Lalu

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:55

QRIS Jadi Upaya BI untuk Tingkatkan Konektivitas Pembayaran, Nilai Transaksi Capai Rp459 Triliun

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:45

Sandiaga Uno Layak Gantikan Mardiono Pimpin PPP

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:43

Polisi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Wanita Muda

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:42

Bahlil Akui Belum Ada Investor Asing di IKN, Suharso: Yang Domestik Banyak

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:33

Jin BTS Selesaikan Wajib Militer

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:25

Bersama Amanah, Pemuda Aceh Totalitas Dukung Timnas Indonesia

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:21

Staf Sekjen PDIP Kusnadi Dipanggil KPK

Kamis, 13 Juni 2024 | 13:06

Selengkapnya