Berita

Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto/RMOL

Politik

Ada Atensi dari Ketum Parpol, Pembahasan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Bakal Alot

JUMAT, 26 MEI 2023 | 01:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana diprediksi bakal berjalan alot dan memakan waktu yang lama.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto atau karib dikenal dengan Bambang Pacul yang menyebut RUU ini akan banyak menuai atensi.

"Alot (pembahasan), panjang, makanya saya ngomong dulu, karena ini panjang dan alot. Menurut saya, yang namanya UU ini, ketum pasti akan bicara," kata Bambang di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/5).


Lanjut Bambang, atensi tersebut bisa jadi berasal dari kalangan ketua umum masing-masing partai politik.

"Ketum-ketum partai pasti akan bicara. Itu kan akan mengubah perilaku kehidupan rakyat," jelas Bambang.

Meski begitu, Bambang menyebut seluruh fraksi di DPR dan pimpinan di Komisi III telah menerima surpres soal RUU Perampasan Aset Tindak Pidana.

Supres tersebut nantinya dipelajari untuk menjadi bahan diskusi dalam Bamus.

"Pimpinan fraksi semua sudah dapat. Karena itu nanti bahan bahasan di Bamus," kata Bambang.

Adapun Presiden Joko Widodo telah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) tentang Perampasan Aset Tindak Pidana ke DPR RI pada Jumat (5/5).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya