Berita

Salah satu personel yang diduga intel dan viral di Medsos/Repro

Politik

Beredar di Medsos, Intel Diinterogasi karena Masuk Rumah Rizal Ramli

KAMIS, 25 MEI 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Netizen dihebohkan video viral yang memperlihatkan seseorang yang diduga intel tengah diinterogasi karena kedapatan masuk kediaman mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli.

Video 33 detik itu viral di Twitter, seperti diunggah di akun Twitter @subur0204, Kamis pagi (25/5).

"Oknum polisi tiba-tiba masuk rumah Pak Rizal Ramli tanpa izin? Mau apa? Kurang kerjaan banget," tulis @subur0204.


Terlihat seorang pria mengenakan rompi hitam sedang diinterogasi seseorang yang merekam di area parkir kediaman Rizal Ramli, di kawasan Jakarta Selatan.

Pria di video itu mengaku bernama Johan. Dia mengaku dari Polres, tetapi tidak disebutkan Polres mana.

"Johan, jangan direkam udah. Polres, jabatan umum," kata pria itu.

Sang perekam pun mempertanyakan tujuan pria yang diduga anggota intel memasuki kediaman Rizal tanpa izin.

"Sudah, sudah bang, itu saja bang, cukup bang, mohon maaf banget," kata pria itu.

Sang perekam pun mengatakan, pria yang diduga intel berjumlah tiga orang, termasuk yang ada di video itu.

"Bertiga ya. Masuk dalam rangka apa?" tanya sang perekam.

"Nggak ada apa-apa bang, udah ya," jawab pria tersebut.

Berdasar informasi yang dihimpun redaksi, tiga orang berpakaian biasa itu masuk kediaman Rizal Ramli pada Minggu (21/5), saat puluhan orang dari Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (Api) berkunjung. Di dalam video, ketiga orang itu mengaku anggota Polsek Mampang Prapatan dan Polres Jakarta Selatan.

Awalnya dua anggota Polisi berpakaian preman diusir oleh seorang aktivis yang hadir pada acara di rumah Rizal. Namun satu orang yang ada di video yang beredar itu kedapatan sedang duduk di forum diskusi. Makanya pria itu diinterogasi.

RR, sapaan Rizal Ramli, memang selalu membuka pintu bagi tokoh, hingga kalangan mahasiswa, untuk mendiskusikan beragam persoalan bangsa.

RR menyesalkan tindakan sejumlah oknum yang kerap berlalu lalang mengintai kediamannya.

“Negara quasi-otoriter itu ya negara intel, semua diintelin demi kepentingan politik penguasa," kata RR, kepada redaksi, Senin (22/5).

Baginya, posisi polisi yang multifungsi sudah terlalu jauh dari tugas pokok dan fungsinya, berbeda dengan TNI yang sudah jauh dari dwifungsi sejak tahun 2000-an.

"Kapan polisi berhenti multifungsi? Reformasi polisi sangat perlu. Jangan mau dijadikan sapu kotor politik kekuasaan,” tandasnya.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya