Berita

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy/Net

Politik

Sila Pertama Pancasila Fondasi Mengatasi Persoalan Bangsa

SENIN, 22 MEI 2023 | 14:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kemajemukan bangsa Indonesia harus tetap dipertahankan. Melalui sila pertama Pancasila, Indonesia bisa hidup rukun dan berdampingan di tengah berbagai persoalan bangsa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengurai, salah satu upaya untuk menjaga kerukunan lintas agama adalah dengan adanya komunitas keagamaan.

Bila komunitas keagmaan bisa bertenggang rasa dan solid, maka akan menjadi ujung tombak dalam mengatasi berbagai macam masalah kebangsaan.


Salah satu contohnya diterapkan komunitas agama Katolik yang banyak membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

"Saya berterima kasih kepada seluruh umat Katolik yang telah betul-betul ambil bagian. Mulai dari waktu Covid-19, kami (pemerintah) gunakan gereja untuk vaksinasi hingga bantuan sosial di wilayah yang mayoritas umat gerejawi," kata Muhadjir dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/5).

Oleh karenanya, Muhadjir mengingatkan agar semua komunitas agama bergandengan tangan untuk menempatkan sila pertama Pancasila.

"Sila pertama adalah segalanya, itu untuk menjadi spirit utama dari kemajuan bangsa ke depan," imbuh Muhadjir.

Menko PMK menekankan, semua keyakinan agama selalu mengedepankan aspek nilai kemanusiaan. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh komunitas agama di Indonesia selalu mengutamakan solidaritas dan nilai kemanusiaan dibandingkan ego chauvinisme atau kecintaan terhadap tanah air secara berlebihan.

"Inilah aspek nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan yang perlu kita kedepankan untuk membangun Indonesia ke depan," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya