Berita

Joko Widodo dan Ganjar Pranowo/Ist

Politik

SMRC: Setelah Purnatugas, Program Jokowi Diyakini Bakal Dilanjutkan Ganjar

MINGGU, 21 MEI 2023 | 23:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program kerja yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo selama dua periode memimpin, diyakini bisa dilanjutkan oleh bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

Keyakinan tersebut diungkapkan respon dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertema “Capres Pelanjut Jokowi: Persepsi Publik Nasional”.

"Hasil survei kami menunjukkan 44,5 persen publik menyebut Ganjar Pranowo sebagai bacapres yang bisa melanjutkan program Pemerintahan Jokowi," ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalapam paparan yang ditayangkan kanal Youtum SMRC TV, Minggu (21/5).


Di bawah Ganjar, kata Deni, 25 persen responden yakin program Jokowi dilanjutkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Lalu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 18,8 persen; dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 1 persen.

"Sementara masih ada yang tidak punya pendapat sebesar 10,7 persen," pungkasnya.

Survei SMRC digelar pada 30 April sampai 7 Mei 2023. Populasinya survei adalah seluruh WNI yang memiliki hak pilih dalam pemilu.

Kemudian, dari populasi itu dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling sebanyak 1.220 responden dan ada 1.020 responden yang dapat diwawancarai secara valid.

Margin of error survei diperkirakan sebesar lebih kurang 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya