Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan/Net

Politik

Masih Banyak Polisi Baik, Lemkapi Harap Megawati Jangan Berpikiran Sempit

MINGGU, 21 MEI 2023 | 21:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dianggap menyakiti personel polisi yang baik dan benar-benar bekerja untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan, pernyataan Mega seolah menyimpulkan semua polisi tidak baik dengan mengambil contoh Ferdy Sambo yang sudah divonis bersalah.

“Enggak semuanya. Memang yang oknum ada, tapi kan kita harus berpikir bahwasanya polisi baik, masih lebih banyak daripada oknum,” kata Edi saat dihubungi di Jakarta, Minggu (21/5).


“Saya juga kecewa dengan pernyataan Megawati ya. Artinya, saya tidak tahu, saya malah melihat itu sangat politis,” kata Edi lagi.

Namun yang pasti menurut Edi, riset dan hasil survei terhadap Polri selalu meningkat. Peningkatan ini, Edi melihat karena adanya keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membenahi institusi. Artinya, lembaga Polri di era Sigit justru menunjukkan keterbukaan.

“Keterbukaan Kapolri bahwasanya Polri ingin berubah, polri ingin transparan semua. Artinya yang salah ya salah,” beber Edi.

Bagi Edi, Polri saat ini merupakan sejarah bahwa adanya keinginan berbenah, berubah dengan mengedepankan transparansi, sehingga terhadap mereka yang mencoreng nama baik institusi.

“Ya kalau dulu, ada seperti itu masih dilindungi. Eranya bukan kaya dulu lagi. Harusnya, itu harus kita hargai, kita apresiasi ya. Artinya, ke depan kita harapkan tidak ada lagi orang seperti mereka tidak ada seperti Sambo, tidak ada seperti Teddy. Ini menjadi peringatan kepada seluruh anggota Polri,” tegas Edi,

Oleh karena itu, dengan hormat Edi meminta agar Megawati berpikir objektif, karena bagaimanapun sosoknya juga memiliki tanggung jawab baik buruknya institusi Polri.

“Enggak apa-apa itu koreksi, tetapi juga harus kita lihat secara umum, bahwasanya Polri saat ini sangat transparan,” demikian anggota Kompolnas 2012-2016 ini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya