Berita

Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan dalam diskusi daring bertema 'Johnny G Plate Ditahan, Surya Paloh Akan Menyerah Atau Melawan?' pada Sabtu (20/5)/Repro

Politik

Penetapan Johnny Tersangka Rusak Citra Anies, Syahganda: Tergantung Surya Paloh Mengelolanya

SABTU, 20 MEI 2023 | 22:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menjadi beban tersendiri buat Anies Baswedan. Ini terjadi karena Anies diusung menjadi bakal calon presiden dari Partai Nasdem dimana Johnny merupakan Sekjennya.

"Saya sebagai pendukung Anies agak syok karena ini jadi beban Anies, dan pasti berdampak citra Anies tapi sebetapa berdampak tergantung Anies dan Surya Paloh mengelolanya," kata Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan dalam diskusi daring bertema 'Johnny G Plate Ditahan, Surya Paloh Akan Menyerah Atau Melawan?' pada Sabtu (20/5).

Meski menjadi beban, Syahganda melihat ini juga menjadi peluang. Pasalnya, bila Surya Paloh konsisten mendukung Anies dalam Pemilu 2024 maka pesan anti korupsi yang dibawa Anies dalam narasi perubahan akan terwujud.


Apalagi, Koalisi Indonesia Perubahan yang berisikan Partai Nasdem, Partai Keadolan Sejahtera, dan Partai Demokrat didominasi oposisi dari pemerintah, tentu bentuk perlawanan untuk membutikan anti korupsi semakin kuat.

"Kalau seandainya Surya Paloh dukung Anies dan dia konsisten dukung perubahan dari korupsi, ini sekarang Surya Paloh ingin Anies bawa ke perubahan," kata Syahganda.

Kejaksaan Agung RI sebelumnya menetapkan Johnny sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Bakti Kominfo. Tak hanya ditetapkan sebagai tersangka, Johnny yang juga Sekjen Nasdem itu langsung ditahan.

Johnny diduga melakukan korupsi proyek penyediaan BTS 4G infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, 5 Bakti Kominfo tahun 2020-2022 yang diduga merugikan negara mencapai Rp 8 triliun.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya