Berita

Dubes Nana Yuliana meletakkan karangan bunga di makam Fidel Castro di Cementerio de Santa Ifigenia, Santiago de Cuba.

Dunia

Berkunjung ke Santiago de Cuba, Dubes Nana Letakkan Karangan Bunga di Makam Fidel Castro dan Jose Marti

SABTU, 20 MEI 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Dubes RI untuk Kuba, Nana Yuliana beserta tim KBRI yang sedang berada di Provinsi Santiago de Cuba menyempatkan diri mengunjungi makam pahlawan Cementerio de Santa Ifigenia dan meletakkan karangan bunga di makam mantan presiden Kuba, Fidel Castro, dan makam pahlawan nasional Jose Marti.

Kunjungan Dubes Nana Yuliana ke Santiago de Cuba bertepatan dengan peringatan 128 tahun kematian Jose Marti yang merupakan salah satu peletak dasar nasionalisme Kuba.

Jose Marti merupakan sosok nasionalis, penyair, filosofer, dan patriot Kuba yang tewas pada 19 Mei 1895 dalam perang melawan kolonialisme Spanyol. Ia menjadi simbol perjuangan Kuba atas penjajahan dan tokoh revolusioner yang juga turut menginspirasi Fidel Castro dalam pergerakan revolusi Kuba 1959.


Dubes Nana yang sempat mendapatkan tur singkat dari otoritas makam menyampaikan bahwa sosok Jose Marti dan Fidel Castro hingga kini tetap menjadi inspirasi bagi banyak warga Kuba yang ingin mendapatkan kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik.

“Tulisan-tulisan Marti menjadi inspirasi bagi pergerakan kemerdekaan di wilayah Amerika pada masa itu. Nilai-nilai yang diusung beliau seperti persatuan, kemerdekaan, dan anti-imperialisme pun masih terus dapat diaplikasikan pada masa kini.” Ujar Dubes Nana.

Selain kedua tokoh Kuba tersebut, makam pahlawan Cementario de Santa ifigenia yang didirikan pada 1886 ini juga menjadi tempat peristirahatan sejumlah mantan presiden Kuba hingga figur penting lainnya seperti Carlos Manuel de Cespedes, Tomas Estrada Palma, dan pendiri rum Bacardi, Emilio Bacardi-Moreau.

Santiago de Cuba merupakan kota terbesar kedua di Kuba setelah Havana. Kota yang didirikan pada tahun 1515 ini merupakan ibukota pertama Kuba pada jaman penjajahan Spanyol. Kota bersejarah ini juga menjadi pusat pergerakan revolusi Fidel Castro dari tahun 1953- 1959 dari pemerintahan presiden Kuba saat itu, Fulgencio Batista.

Kunjungan Dubes Nana dan Tim KBRI Havana ke Santiago de Cuba ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki kerjasama potensial dengan Indonesia khususnya di sektor ekonomi dan kesehatan. Selain propinsi tersebut, kunjungan akan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan di kota Guantanamo dan Baracoa yang merupakan propinsi bagian Timur Kuba.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya