Berita

Tim Bais TNI menggagalkan penyelundupan 4 Pekerja Migran Indonesia (PMI)/Ist

Pertahanan

Tim Bais TNI Gagalkan Penyelundupan 4 Pekerja Migran ke Malaysia

JUMAT, 19 MEI 2023 | 22:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Upaya penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui jalur tidak resmi berhasil digagalkan Tim Bais TNI.

Setidaknya, ada empat calon PMI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digagalkan saat hendak masuk ke Malaysia secara ilegal. Mereka nekat lewat Kampung Jangkang Dusun Guna Banir, Desa Segumum, Kecamatan Sekayam untuk menuju Malaysia.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Aidil mengatakan, pihaknya menangkap mereka di pencucian mobil Mandalika, Jalan Lintas Malenggang Dusun Entungun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kamis (18/5).


Penangkapan tersebut dilakukan berkat pengembangan informasi yang didapatkan dari masyarakat soal adanya kegiatan PMI ilegal masuk ke Malaysia di wilayah Kecamatan Sekayam.

"Dari informasi tersebut, tim Bais TNI langsung bertindak untuk melakukan pendalaman dan penangkapan," kata Kolonel Sus Aidil dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/5).

Berdasarkan hasil pengakuan dari CPMI, mereka akan masuk ke Serian Sarawak Malaysia bagian timur tanpa dilengkapi dokumen resmi. Mereka juga mengaku akan dipekerjakan sebagai peternak ayam di Serian Sarawak Malaysia.

Untuk Proses hukum selanjutnya, Tim Bais TNI berkoordinasi dengan Polres Entikong dan menyerahkan keempat orang CPMI ilegal berikut barang bukti berupa kendaraan travel jenis Toyota Calya dengan Nomor Polisi KB 1280 DC beserta pengemudi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya