Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos, Diduga Dibunuh

JUMAT, 19 MEI 2023 | 16:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang gadis asal Papua ditemukan sudah meninggal dunia di sebuah rumah kos di wilayah Jalan Pawiyatan Luhur Bendan Ngisor, Kota Semarang, Kamis malam (18/5).

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP menyatakan korban bernama ABK (16), anak Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo.

Dari hasil olah TKP, polisi mendapati beberapa botol minuman keras di dekat mayat korban. Sementara itu, dari pemeriksaan fisik terdapat luka lecet di tubuh korban.


Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengevakuasi korban ke kamar mayat Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang.

"Jadi Kamis malam ada laporan orang meninggal di kawasan Bendan Semarang. Anggota kami, piket Reskrim dan Inafis, langsung ke TKP untuk melakukan pemeriksaan," ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (19/5).

"Korban ternyata adalah putri dari Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo. Sekarang masih kita dalami sambil menunggu autopsi, termasuk persetujuan keluarga," imbuhnya.

Dari keterangan beberapa saksi, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat diketahui pergi dengan teman dekat prianya yang berinisial AN. Polisi kini masih mencari tahu keberadaan AN.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di Kamar Mayat RS Bhayangkara Semarang. Petugas juga menunggu persetujuan pihak keluarga untuk melakukan autopsi jenazah korban.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya