Berita

Mantan politikus Golkar, Dedi Mulyadi, dianggap akan memberi banyak sumbangan suara bagi Gerindra pada 2024/RMOLJabar

Politik

Dedi Mulyadi Diyakini Bakal Dorong Kemenangan Prabowo dan Gerindra di Jabar

JUMAT, 19 MEI 2023 | 15:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kehadiran Dedi Mulyadi di Partai Gerindra dipercaya akan memberi dampak positif bagi partai besutan Prabowo Subianto itu. Khususnya dalam perhelatan akbar politik pada 2024 mendatang.

Politikus Gerindra Kota Cirebon, Fitrah Malik, menyambut baik bergabungnya Dedi Mulyadi ke Gerindra. Sosok Dedi dipercaya akan menambah amunisi suara di Pemilu 2024.

"Kami kader di Gerindra menyambut baik, bergabungnya Dedi Mulyadi. Sosok Dedi sudah tidak asing lagi di masyarakat luas, khususnya di Jawa Barat. Tentunya, akan membawa sesuatu yang baru untuk meningkatkan popularitas partai," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (19/5).


Fitrah menambahkan, fenomena kader partai pindah ke partai lain di alam demokrasi saat ini bisa dikatakan biasa saja. Karena memang banyak kader-kader yang lompat dari partai satu ke partai lainnya.

"Seperti halnya Dedi Mulyadi anggota DPR RI dari Fraksi Golkar dan mantan Bupati Purwakarta ini, sekarang sebagai anggota keluarga besar Partai Gerindra. Karena, Dedi Mulyadi adalah salah satu kader partai yang sudah cukup lama bergelut di dunia politik. Bahkan kiprahnya sudah banyak diketahui masyarakat Jawa Barat khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya," paparnya.

Menurut Fitrah, Dedi Mulyadi dapat menjadi semangat baru bagi Gerindra di Jawa Barat. Sehingga dalam debutnya nanti diyakini mampu mengantarkan Gerindra kembali menjadi partai pemenang di Jawa Barat.

"Saya berharap Dedi Mulyadi mampu menarik gerbongnya untuk memilih Gerindra dan turut menyumbangkan angka kemenangan Prabowo Subianto pada kontestasi Pilpres 2024," ujarnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya