Tentara Ukraina memegang drone di tengah serangan Rusia di wilayah Zaporizhzhia/Net
Tentara Ukraina memegang drone di tengah serangan Rusia di wilayah Zaporizhzhia/Net
Seorang mantan programmer IT, biasa dipanggil Kakrurt, bekerja sama dengan Angkatan Darat Ukraina untuk mengubah drone komersial empat rotor menjadi semacam bahan peledak yang mampu terbang secara terarah.
Kakrurt mengatakan drone komersial yang mereka beli dengan harga 300 dolar AS atau Rp 4,4 juta, dapat dimodifikasi sebagai senjata militer hanya dengan penambahan alat peledak pada komponennya.
Populer
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05
Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59
Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43