Berita

Tentara Ukraina memegang drone di tengah serangan Rusia di wilayah Zaporizhzhia/Net

Global

Ukraina Modifikasi Drone Komersial untuk Serang Tank Rusia

JUMAT, 19 MEI 2023 | 14:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Drone komersial yang dibeli dengan harga murah berhasil dimodifikasi Ukraina menjadi drone peledak yang mampu menghancurkan tank dan parit Rusia.

Seorang mantan programmer IT, biasa dipanggil Kakrurt, bekerja sama dengan Angkatan Darat Ukraina untuk mengubah drone komersial empat rotor menjadi semacam bahan peledak yang mampu terbang secara terarah.

Kakrurt mengatakan drone komersial yang mereka beli dengan harga 300 dolar AS atau Rp 4,4 juta, dapat dimodifikasi sebagai senjata militer hanya dengan penambahan alat peledak pada komponennya.


"Kami berhasil menciptakan banyak drone modifikasi dan alat ini telah menghancurkan tank musuh, peralatan militer berat, hingga tentara mereka," ungkapnya, seperti dikutip dari The Defense Post.

Modifikasi drone untuk perang bukan yang pertama di Ukraina.

September tahun lalu, ada sekelompok pemuda merakit drone pengintai di ruang bawah tanah rumah mereka di dekat garis depan Donbas. Mereka menyatukan komponen elektronik dan menggunakan laptop untuk merakit sistem fungsional pada drone.

Memasuki bulan ke 15, pertempuran di Ukraina menjadi semakin sengit. Kedua negara berusaha lebih unggul dalam aset militer hingga data intelijen.

Sejalan dengan itu, Ukraina dilaporkan telah memperluas program pesawat tak berawaknya, terutama untuk kebutuhan serangan balasan yang diperkirakan terjadi musim semi mendatang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya