Tentara Ukraina memegang drone di tengah serangan Rusia di wilayah Zaporizhzhia/Net
Tentara Ukraina memegang drone di tengah serangan Rusia di wilayah Zaporizhzhia/Net
Seorang mantan programmer IT, biasa dipanggil Kakrurt, bekerja sama dengan Angkatan Darat Ukraina untuk mengubah drone komersial empat rotor menjadi semacam bahan peledak yang mampu terbang secara terarah.
Kakrurt mengatakan drone komersial yang mereka beli dengan harga 300 dolar AS atau Rp 4,4 juta, dapat dimodifikasi sebagai senjata militer hanya dengan penambahan alat peledak pada komponennya.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
UPDATE
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02
Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49
Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28
Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16
Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13
Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06