Berita

Hary Tanoesoedibjo/Net

Politik

Klaim Mampu Giring Warga Tionghoa, Perindo Kok Nggak Masuk Senayan?

JUMAT, 19 MEI 2023 | 09:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) alias Hary Tanoe, dianggap hanya berandai-andai agar mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo, bahwa dia punya kemampuan menggiring suara masyarakat Tionghoa.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, mengatakan, pernyataan HT yang mengklaim bahwa masyarakat Tionghoa akan mendukung calon presiden (Capres) jagoan Presiden Jokowi merupakan pernyataan politis.

"Kita tau, HT Ketua Umum Partai Perindo, dia sedang berandai-andai agar Jokowi melihat dirinya sebagai salah satu tokoh Tionghoa yang punya kemampuan menggiring suara masyarakat Tionghoa se-Indonesia melalui Partai Perindo," urai Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/5).


Dosen Universitas Dian Nusantara itu menilai, jika memang benar apa yang diklaim HT, seharusnya Partai Perindo sudah masuk Senayan atau punya kursi di Gedung DPR RI.

"Nyatanya kan tidak! Jadi saya kira ini hanya wacana-wacana yang coba dilempar ke ruang publik untuk membuai Jokowi agar memberi perhatian terhadap Perindo dan Hary Tanoe," pungkas Tamil.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya