Berita

Warga Israel mengibarkan bendera nasional selama pawai untuk menandai Hari Yerusalem, pada Kamis, 18 Mei 2023/Net

Dunia

Israel Tuduh Iran Berusaha Ganggu Pawai Bendera Yerusalem

JUMAT, 19 MEI 2023 | 09:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pawai bendera Israel di Yerusalem pada Kamis (18/5) berbuntut ricuh. Ada laporan bahwa pawai tersebut sempat mendapat gangguan dari Iran dan sekutunya.

Kepala polisi Israel, Kobi Shabtai, mengungkapkan hal itu dalam sebuah wawancara, seperti dimuat Iran International News pada Jumat (19/5).

Shabtai menuduh Iran mencoba mengganggu jalannya pawai dengan menciptakan hasutan liar tentang jalur yang akan dilalui selama pawai bendera untuk memperingati Hari Yerusalem tersebut.


"Elemen teroris yang dimotivasi oleh Iran, melalui Hizbullah, Hamas, dan Jihad Islam, telah menyebarkan informasi palsu di media sosial tentang rute parade bendera di ibu kota Israel, Yerusalem," ungkapnya.

Menurut Shabtai, propaganda Iran bertujuan untuk menyulut kebencian kelompok teroris terhadap ribuan warga Israel yang mengikuti pawai tersebut.

"Tujuan dari unsur-unsur teroris itu jelas untuk menciptakan hasutan liar terhadap terorisme," tegasnya.

Untuk memastikan keamanan warga Israel, Shabtai mengatakan lebih dari 3.000 petugas polisi telah dikerahkan di seluruh kota untuk Pawai Bendera Hari Yerusalem.

Acara itu dihadiri oleh puluhan ribu nasionalis Yahudi Ortodoks. Mereka menggelar pawai untuk memperingati penyatuan Israel atas Yerusalem Timur dan Barat selama Perang Enam Hari tahun 1967.  

Kendati demikian, pawai yang digelar setiap tahun itu menjadi sangat kontroversial karena selalu berdampak pada peningkatan eskalasi di wilayah konflik Palestina.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya