Berita

Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI), Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Megawati Resmikan Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan

KAMIS, 18 MEI 2023 | 16:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan yang berada dalam kompleks Kebun Raya Bogor, Jawa Barat diresmikan langsung oleh Megawati Soekarnoputri.

Megawati yang juga sebagai Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) ini menceritakan, Kebun Raya Bogor memiliki cerita tersendiri baginya saat masih kecil.

"Nostalgia sedikit. Saya kan anak presiden, suka tidur di Istana. Liburan, keliling Kebun Raya. Kalau ada truk sampah, kami selalu ikut naik sama kakak saya ke truk sampah kecil yang sudah dibuang sampahnya. Mancing di Kali Ciliwung, lalu cari udang di sungai," kata Megawati dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/5).


Kedekatan dengan alam itulah yang memantik Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini akhirnya mendirikan Yayasan Kebun Raya Indonesia yang kini sudah menginjak usia ke-206 tahun.

"Orang asing selalu bilang, beautiful botanical garden. Padahal dulu (Kebun Raya Bogor) baru lima hektare, sekarang ada 51 hektare," ujar Megawati.

Adapun Rumah Kaca Anggrek Soedjana berdiri di lahan sekitar 6.818 meter dan memiliki 500 koleksi bunga anggrek se-Indonesia. Lokasi ini diperuntukkan rumah kaca induk, laboratorium kultur jaringan, penghubung ruang anggrek, serta ruang koleksi dan pameran anggrek.

Nama Soedjana Kassan merupakan orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Kepala Kebun Raya Bogor sekaligus pecinta tanaman hias, khususnya anggrek.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Zainal Fatah menyebutkan, Rumah Kaca Anggrek dibangun tahun 2019 dan selesai di tahun 2021. Di rumah kaca induk anggrek, terdapat tempat kebutuhan eksplorasi, perawatan, dan isolasi.

"Laboratorium kultur jaringan dan griya anggrek sesuai dengan fungsi yang didiskusikan bersama BRIN," jelas Zainal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya