Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin/Net

Politik

Jaga Kepercayaan Nasabah, Komisi VI Minta BSI Transparan Jelaskan Kondisi Sistem Internal

SELASA, 16 MEI 2023 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Syariah Indonesia (BSI) diminta untuk transparan menjelaskan kondisi sistem internalnya. Hal ini, untuk menjaga kepercayaan nasabah kepada perbankan syariah plat merah itu.

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin mengatakan, penjelasan itu menyusul gangguan sistem yang dialami BSI, hingga dugaan kebocoran data nasabah.

"Penjelasan secara transparan ini agar tidak terjadi kepanikan nasabah dan merosotnya kepercayaan BSI sebagai satu-satunya bank syariah terbesar di Indonesia," ujar Elly Yasin kepada wartawan, Selasa (16/5).


Belum usai masalah dugaan peretasan sistem, Elly menyinggung viral satu kasus dugaan hilangnya dana nasabah senilai Rp 378 juta.

Kasus yang disinggung Elly, viral di Twitter setelah dibagikan pemilik akun @RochmatPurwanto pada Sabtu (13/5).

"Uang kami di BSI hilang 378.251.749 sudah membuat laporan kehilangan dan komplain ke @bankbsi_id cabang Solo tapi jawaban seperti ini, adakah yang perlu dikakukan agar uang kami kembali?" tulisnya.

Dikatakan Elly yang merupakan legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kejadian tersebut perlu dilakukan investigasi dan dijelaskan utuh kepada publik, khususnya nasabah BSI.

"Investigasi secara menyeluruh bank BSI tersebut sangat penting, mengingat sebelumnya BSI menjadi korban ransomware," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya