Berita

Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono/RMOL

Pertahanan

Tak Hanya Jaga Ekosistem, Hutan Mangrove juga Bisa Hambat Pergerakan Musuh dari Laut

SELASA, 16 MEI 2023 | 08:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Lebatnya hutan mangrove bisa menghambat pergerakan musuh yang datang ke Indonesia melalui jalur pantai.

Seperti itulah fungsi hutan mangrove dari sisi pertahanan keamanan yang disampaikan Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, di acara Puncak Penanaman Mangrove Nasional di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta Utara, Senin (15/5).

"Dari sisi pertahanan pun, mangrove sangat bermanfaat saat musuh mendarat, itu dapat menghambat. Kondisi geografi kita kan negara kepulauan, otomatis musuh apabila akan memasuki wilayah Indonesia pasti akan, kalau menguasai darat pasti melalui pantai," terang Yudo.


Sehingga, bila tanaman mangrove dapat tumbuh lebat dan subur dipastikan akan menghambat pergerakan musuh yang hendak ke daratan.

Terlebih garis pantai di Indonesia sangatlah panjang. Pun terdapat hampir di semua pulau terluar seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, Sumatera, Kalimantan, atau Sulawesi.

"Seandainya pantai ini ditahan dengan mangrove, ini sudah menahan masuknya musuh, dari sisi pertahanan ya," jelas Yudo.

Selain dari sisi pertahanan, Yudo juga menyebut tanaman mangrove berguna untuk mengembalikan ekosistem hewan pesisir laut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya