Berita

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto/Ist

Politik

Hari Ini, KPK Klarifikasi Bupati Boltim dan Pejabat Ditjen Pajak

SELASA, 16 MEI 2023 | 07:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali  klarifikasi harta kekayaan pejabat. Hari ini, Selasa (16/5), giliran Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, dan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan mendapatkan giliran.

Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, mengatakan, tim Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK telah mengundang dua pejabat untuk hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Untuk hari ini, Selasa (16/5) KPK mengundang Kasubdit Penyidikan Ditjen Pajak dan Bupati Bolaang Mongondow Timur terkait klarifikasi LHKPN," kata Ipi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa pagi (16/5).


Bupati Boltim yang dimaksud adalah Sam Sachrul Mamonto. Sedangkan Kasubdit Penyidikan Ditjen Pajak adalah Wahyu Widodo.

Berdasar penelusuran LHKPN, Bupati Boltim memiliki harta kekayaan Rp6.062.500.000 (Rp6 miliar) pada LHKPN 2021. Mengalami kenaikan sebesar Rp121,5 juta dibanding saat awal menjabat yang dilaporkan pada 29 Maret 2021, sebesar Rp5.941.000.000 (Rp5,9 miliar).

Sedangkan Wahyu Widodo memiliki harta kekayaan Rp4.597.636.266 (Rp4,5 miliar) pada LHKPN 2022, mengalami kenaikan sebesar Rp443.754.808 atau sebesar 10,68 persen dibanding harta kekayaan pada LHKPN 2021 senilai Rp4.153.881.458 (Rp4,1 miliar).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya