Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Putar Rekaman Pidato Hitler di Kereta, Dua Warga Negara Austria Didakwa

SELASA, 16 MEI 2023 | 03:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dua orang di Austria didakwa setelah mereka memutar pidato Adolf Hitler melalui sistem pengeras suara di kereta yang sedang berjalan dari Bregenz menuju Wina, pada Minggu (14/5).

Berdasarkan laporan yang dimuat kantor berita Austria APA, pada Senin (15/5), kedua tersangka yang tidak disebutkan namanya itu juga melontarkan sapaan Nazi "Heil Hitler" melalui interkom selama beberapa kali.

Atas tindakannya tersebut, pihak berwenang segera melacak dengan menganalisis rekaman cctv yang ada di kereta itu dan menangkap kedua orang tersebut.


Para tersangka diyakini telah melakukan aksinya selama beberapa kali di kereta dengan membuka kabin interkom kondektur kereta yang terkunci, dan kemudian memutar rekamannya.

"Keduanya juga diduga bertanggung jawab atas dua insiden lain pekan lalu di kereta yang berjalan dari St. Poelten ke Wina, di mana rekaman juga diputar melalui interkom kereta," kata Austria APA dalam laporannya, yang belum mengetahui dengan jelas apakah rekaman tersebut juga memiliki konotasi Nazi.

Di Austria, menyebarkan propaganda seperti yang dilakukan kedua tersangka itu merupakan tindak pidana yang dapat membawa ke dalam hukuman penjara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya