Lembaga Pemantau Penegakan Hukum Sulawesi Tenggara (LPPH Sultra) saat menggelar aksi di depan gedung KPK/Ist
Lembaga Pemantau Penegakan Hukum Sulawesi Tenggara (LPPH Sultra) saat menggelar aksi di depan gedung KPK/Ist
Ketua Lembaga Pemantau Penegakan Hukum Sulawesi Tenggara (LPPH Sultra), Alki Sanagri menyebutkan, Tafdil diduga melakukan korupsi pada anggaran perjalanan dinas tahun 2021 senilai Rp 4,9 miliar.
“Indikasi korupsi yang diduga kuat melibatkan mantan Bupati Bombana 2 periode adalah perjalanan dinas fiktif Tahun Anggaran 2021 senilai Rp4,9 miliar yang tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” kata Alki, Senin (15/5).
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36
Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19
Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59
Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40
Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12
Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49
Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27
Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01
Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45
Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20