Berita

Lukman Edy/RMOL

Politik

Kata Lukman Edy, Hasil Musra Tidak Membuat Presiden Jokowi Senang

SENIN, 15 MEI 2023 | 19:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksanaan dan pemberian rekomendasi nama-nama calon presiden dan calon presiden dalam Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi, terlalu terburu-buru.

Bahkan, kata politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy, penyampaian hasil Musra Relawan Jokowi terkesan mengabaikan proses yang dilakukan oleh partai politik.

Sebagai relawan, kata Lukman Edy, peserta Musra seharusnya memahami pernyataan Presiden Joko Widodo untuk tidak buru-buru menentukan calon presiden.


"Kita dengar pidato Pak Jokowi, menegaskan jangan grasa-grusu, jangan buru-buru. Karena sesuai konstitusi, prosesnya melalui parpol. Pak Jokowi sangat menghormati itu," ujar Lukman Edy dalam keterangan tertulis, Senin (15/5).

Pernyataan jangan grasa guru yang diulang Jokowi saat menghadiri puncak Musra, kata Lukman, merupakan sinyal bahwa apa yang dilakukan oleh relawannya itu tidak membuat kepala negara senang.

Menurutnya, tanpa didorong relawan, Jokowi juga sudah merancang peralihan kekuasaan yang berkesinambungan.

"Pak Jokowi beberapa kali mengumpulkan para ketum parpol, itu dalam rangka memastikan adanya kesinambungan kepemimpinan. Pak Jokowi sangat ingin suksesi berlangsung soft dan sesuai mekanisme, yakni melalui parpol," tuturnya.

"Ada kekhawatiran dari Pak Jokowi, hasil Musra bisa menggangu apa yang saat ini telah beliau lakukan," demikian Lukman yang merupakan salah satu Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf pada Pemilu 2019.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya