Berita

Ketua Dewan Pakar PAN, Drajad Wibowo/Net

Politik

PAN Ogah Grasa-grusu Tentukan Dukungan Capres dan Cawapres 2024

SENIN, 15 MEI 2023 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Arah dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilpres 2024 telah mengerucut ke dua figur yang akan menjadi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang mengemuka.

Ketua Dewan Pakar PAN, Drajad Wibowo menjelaskan, PAN telah mengantongi nama paslon yang akan diusung berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Semarang, Jawa Tengah.

"Posisi sementara ini memang masih Ganjar yang paling kuat sebagai bacapres (bakal calon presiden) di internal PAN, dengan Erick Thohir sebagai bacawapres (bakal calon wakil presiden). Meski, ada juga aspirasi ke arah Prabowo di dalam PAN," ujar Drajad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/5).


Ia menjelaskan, soal pengusungan capres-cawapres masih terus berkembang, mengingat waktu pendaftaran paslon masih di bulan September 2023.

"Karena masih ada waktu beberapa bulan, saat ini PAN belum memutuskan secara ofisial," sambungnya menegaskan.

Menurutnya, waktu bersifat sangat relatif dalam politik karena satu tahun saja bisa terasa cepat berlalu.

"Tapi, satu hari bisa terasa lama sekali, di mana peta politik bisa berubah drastis," tuturnya.

Maka dari itu, Drajad memastikan PAN mempertimbangkan sejumlah hal dalam menentukan capres-cawapres 2024. Salah satunya adalah terkait keberlanjutan capaian kinerja Presiden Jokowi.

"Pekerjaan rumah besar masih banyak. Jadi PAN sepakat dengan Presiden Jokowi, kita perlu pemimpin pemberani. Hilirisasi perlu dilanjutkan, infrastruktur perlu terus digenjot, daerah tertinggal perlu dibangun besar-besaran, dan seterusnya," urainya.

"Oleh karena itu, PAN mengambil sikap tidak grasa-grusu dalam menentukan pilihan capres," demikian Drajad menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya