Berita

Penandatangan Deklarasai Komitmen Jeddah untuk Melindungi Warga Sipil yang disepakati dua pihak yang bertikai di Sudan, pada Jumat, 12 Mei 2023 di Arab Saudi/Net

Dunia

Dua Pihak yang Bertikai di Sudan Tandatangani Deklarasi untuk Lindungi Warga Sipil

SABTU, 13 MEI 2023 | 13:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dua pihak yang bertikai di Sudan telah mencapai kesepakatan untuk melindungi warga sipil.

Kesepakatan itu tertuang dalam Deklarasi Komitmen Jeddah untuk Melindungi Warga Sipil yang difasilitasi Kerajaan Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) yang telah ditandatangani oleh militer Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

Komitmen perlindungan tersebut telah dikonfirmasi dan disampaikan ulang oleh Kedutaan Besar Republik Sudan di Jakarta dalam sebuah pernyataan.


"Kedubes Sudan di Jakarta dengan ini mendapat kehormatan untuk menyampaikan langsung terkait Deklarasi Komitmen Jeddah untuk Melindungi Warga Sipil yang telah ditandatangani pada Jumat, 12 Mei 2023," tulis Kedutaan.

Pernyataan itu dikeluarkan khusus untuk Kementerian Luar Negeri RI, semua misi diplomatik dan konsuler, misi PBB dan badan khususnya, Delegasi Komisi Eropa dan Sekretariat ASEAN di Jakarta.

Baru-baru ini dua pihak yang bermusuhan di Sudan juga telah menyepakati komitmen untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke negaranya.

Berdasarkan catatan terakhir dari PBB, pertempuran yang terjadi sejak 15 April lalu di Sudan telah membuat korban tewas di Khartoum terus bertambah menjadi lebih dari 600 orang, dengan sekitar 5.100 lainnya mengalami luka-luka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya