Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terus Lakukan Mogok Kerja, Pemerintah Uganda Ancam Rekrut Dokter Baru

JUMAT, 12 MEI 2023 | 21:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Uganda mengancam akan mempekerjakan dokter baru untuk menggantikan para dokter di negaranya yang masih melakukan mogok kerja.

Hal tersebut dikatakan oleh pemerintah Uganda setelah sebelumnya mereka mengeluarkan ultimatum kepada para dokter dengan ancaman tindakan disipliner.

Berdasarkan laporan yang dimuat All Africa, Jumat (12/5), pemerintah menuduh para dokter yang mogok mengabaikan tugasnya dan menyebabkan penderitaan bagi pasien.


"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah yang diangkat oleh para dokter yang mogok, tetapi perawatan pasien tidak dapat dikompromikan dalam proses ini," ujar pemerintah Uganda, seraya menambahkan bahwa situasi rumah sakit semakin tidak terkendali.

Pada kesempatan sebelumnya, Asosiasi Medis Uganda telah bernegosiasi dengan pemerintah, dengan menyerukan kenaikan gaji yang setara bagi semua petugas kesehatan.

Namun, negosiasi tersebut tidak kunjung menemukan titik temu, yang membuat dokter di Uganda terus melakukan mogok kerja. Sehingga, memicu perdebatan publik yang turut menyerukan kepada dua pihak itu untuk segera mencari solusi atas kebuntuan tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya