Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Targetkan Sektor Penerbangan Rusia, Uni Eropa Minta Georgia Bergabung dengan Sanksi Global

JUMAT, 12 MEI 2023 | 18:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Uni Eropa (UE) meminta Georgia untuk bergabung bersama negara-negara lain untuk memberikan sanksi kepada sektor penerbangan Rusia.

Hal itu dikatakan oleh juru bicara Perwakilan Tinggi Uni Eropa dan Wakil Presiden Komisi Eropa Joseph Borrell, Peter Stano.

Menurutnya, sanksi global itu diserukan atas keputusan dari negara-negara UE, dan sejumlah negara lain yang telah lebih dulu memberlakukan sanksi dalam sektor penerbangan, karena Rusia terus melakukan agresi ilegalnya selama hampir dua tahun ini.


"Uni Eropa juga menyerukan kepada Georgia, yang bercita-cita menjadi negara kandidat UE, untuk bergabung dengan UE dan sanksi penerbangan negara lain terhadap Rusia, serta meminta Georgia untuk waspada terhadap segala kemungkinan upaya untuk menghindari sanksi tersebut," katanya, dimuat Jam News, Jumat (12/5).

Selain itu, atas seruan dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional PBB (ICAO), Georgia juga tidak diperkenankan untuk mengizinkan pesawat Rusia masuk ke wilayahnya di tengah masalah keamanan yang meningkat.

Permintaan UE kepada Georgia untuk bergabung dengan sanksi global dilakukan setelah baru-baru ini Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dokumen tentang pembatalan rezim visa bagi warga Georgia, dan dimulainya kembali penerbangan langsung antara kedua negara itu, yang telah ditentang pihak UE.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya