Berita

Indonesia saat meresmikan pembukaan pameran kayu, Interzum 2023 di Jerman/Nawacita Post

Dunia

Lewat Pameran Interzum 2023, Indonesia Kampanyekan Sertifikasi Produk Kayu Terbaik

KAMIS, 11 MEI 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia mengambil kesempatan untuk mengkampanyekan produk utamanya dalam acara Interzum, pameran dua tahunan yang biasa memamerkan produk kayu teknikal dan ringan di Jerman, yang berlangsung mulai 9 Mei hingga 12 Mei 2023.

Pameran dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno dan diikuti oleh lebih dari 1.600 perusahaan kayu multinasional dari 60 negara.

Dalam sambutannya kepada sejumlah promotor dan importir pada sesi "Ask The Ambassador", Dubes Arif menjelaskan keunggulan produk kayu Indonesia yang memiliki sertifikasi terbaik. Ia juga memaparkan lima alasan yang membuat sertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) Indonesia menjadi yang paling baik di antara yang lain.


"Pertama, produk kayu Indonesia by-default dapat dilacak asal usul dan lokasi nya. Kedua, produk kayu Indonesia berasal dari usaha produk kayu yang legal. Ketiga, produk kayu Indonesia harus memenuhi persyaratan ramah lingkungan dan keberlanjutan," tutur Arief, dalam keterangan yang diterima redaksi pada Kamis (11/5).

Lebih lanjut Arief menuturkan bahwa produk kayu Indonesia juga telah memenuhi prinsip-prinsip hak asasi manusia, yaitu dengan tidak mempekerjakan anak-anak di bawah umur dan memiliki kebebasan berserikat.

Terakhir, dubes itu menjelaskan bahwa SVLK Indonesia dilengkapi dengan mekanisme civil society yang independen serta ditinjau bersama melalui komisi Indonesia-UE.

Keikutsertaan enam perusahaan Indonesia dalam ajang pameran Interzum itu juga menjadi partisipasi terbanyak dibandingkan negara ASEAN lainnya, yang dianggap dapat semakin memperkuat promosi produk kayu Indonesia.

Pada 2022, total produk kayu yang diekspor ke Jerman telah mencapai 143,37 juta dolar atau Rp 2,1 triliun, sementara ekspor ke Uni Eropa mencapai 569,75 juta dolar atau Rp 8,3 triliun, tumbuh sekitar 13,52 persen y-o-y.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya