Berita

Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Perdana Menteri Republik Vanuatu Ishmael Kalsakau dan Menlu Jotham Napat/Ist

Politik

Diplomasi "Sentuh Hati" Ala Menko PMK Sukses, Vanuatu Buka Diri Jalin Kerja Sama

KAMIS, 11 MEI 2023 | 14:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Strategi merebut hati Republik Vanuatu yang kerap melontarkan tudingan pelanggaran HAM di Papua kepada Pemerintah Indonesia, perlahan membuahkan hasil.

Lewat Diplomasi “sentuh hati” Indonesia yang dijalankan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Republik Vanuatu mulai membuka diri.

“Pemerintah Republik Vanuatu berharap kemajuan yang telah dicapai Indonesia bisa ikut dirasakan rakyat dan Republik Vanuatu,” ungkap Muhadjir, setiba di Bandara Soekarno Hatta, Kamis dini hari (11/5), usai menempuh perjalanan 14 jam dari Vanuatu, menyerahkan paket bantuan kemanusiaan.


Diplomasi “sentuh hati” dikemas dalam bentuk paket bantuan kemanusiaan ke negara di kawasan Pasific Selatan, tanpa dipengaruhi sikap sangat keras Vanuatu dalam mendukung Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) yang berarti tabrakan dengan Indonesia.

Paket bantuan kemanusiaan paket senilai Rp7,12 miliar itu untuk meringankan beban Vanuatu yang dilanda bencana  alam Siklon Judy dan Kevin. Bencana yang terjadi pada awal Maret 2023 lalu mengakibatkan kerusakan infrastruktur, pencemaran sumber air, hingga kerusakan koneksi telepon dan internet.

Sekitar 5.000 orang dilaporkan mengungsi. Kerugian diperkirakan mencapai USD 50 juta. Pemerintah Vanuatu menetapkan keadaan darurat dan meminta bantuan luar negeri.

Menko PMK Muhadjir Effendy tiba di Tanah Air beserta Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Ketua Komisi 8 DPR RI, Ashabul Kahfi, serta jajaran delegasi kementerian dan lembaga.

Muhadjir juga mengatakan, kedatangannya di Vanuatu disambut antusias oleh Perdana Menteri Ishmael Kalsakau dan Menteri Luar Negeri Jotham Napat.

Dia langsung melakukan pertemuan bilateral untuk membicarakan rencana penyaluran dan tindak lanjut dari bantuan-bantuan yang dibawa pemerintah Indonesia, termasuk rencana pemerintah Indonesia ikut memperbaiki gedung VIP di Bandara Port Vila yang hancur akibat bencana Siklon.

“Semuanya berjalan lancar. Mudah-mudahan ini langkah yang bagus untuk pemerintah Indonesia, terutama dalam rangka mempererat hubungan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Republik Vanuatu, juga dengan negara-negara Pasifik Selatan,” ungkap Muhadjir.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya