Berita

PKS Kuningan saat akan daftar bacaleg ke KPUD setempat/RMOLJabar

Politik

Berharap Terdampak Anies Effect, PKS Kuningan Targetkan Usung Cakada pada 2024

SELASA, 09 MEI 2023 | 05:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan tidak hanya menargetkan menang dalam Pemilu 2024 mendatang. PKS yang mendaftarkan Bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD pertama ke KPUD juga menargetkan bisa mengusung pasangan calon pada Pilkada yang digelar pada November 2024.

Demikian disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Kuningan, Dwi Basyuni Natsir, usai melakukan pengajuan Bacaleg DPRD Kuningan di Kantor KPU Kuningan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Awirarangan, Senin (8/5).

Ia menerangkan, saat ini daftar nama bacaleg yang diajukan didominasi oleh wajah-wajah baru. Namun pihaknya optimistis bisa mendapatkan satu paket untuk bisa mengusung Calon Kepala Daerah pada Pilkada Kuningan 2024.


"Aamiinkan saja, minimal ada penambahan empat kursi di DPRD. Atau targetnya 14 kursi agar bisa mengusung Calon Kepala Daerah pada Pilkada nanti," terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Diakui Dwi, dirinya merasa optimistis karena PKS juga mendukung Bacapres Anies Baswedan yang notabene adalah putra asal Kuningan. Sehingga ia yakin akan mendapat banyak dukungan dari masyarakat Kuningan.

Menurutnya, Anies Effect ini tidak dipungkiri, bakal ikut mendongkrak suara PKS pada Pemilu 2024 nanti.

"Kita memiliki tagline 'PKS Pembela Rakyat', karena dalam perjuangannya kita memang berkomitmen untuk berpihak pada rakyat saat menghadapi permasalahan yang ditimbulkan dari kebijakan pemerintah saat ini," tuturnya.

Ia menyebut, pada pengajuan Bacaleg DPRD Kuningan hari ini, DPD PKS Kuningan mengajukan 50 nama dari 5 Daerah Pemilihan yang ada. Daftar nama bacaleg tersebut didominasi oleh wajah-wajah baru, termasuk dirinya sendiri.

"Saya juga wajah baru untuk ikut kontestasi Pemilu Anggota Legislatif. Tapi kita optimistis bisa jadi juara setelah pada Pemilu 2019 lalu kita menjadi juara kedua," sebut Dwi yang ikut maju dalam pileg mendatang.

Ia melanjutkan, dari incumbent legislator Kabupaten Kuningan, terdapat 2 nama yang tidak ditugaskan lagi sebagai Bacaleg DPRD Kuningan.

"Mereka adalah Dede Sudrajat, yang semula anggota DPRD Kuningan dari Dapil 1, pada Pemilu 2024 nanti ditugaskan ikut Pileg untuk DPR RI dari Dapil Jabar X. Sedangkan, Etik Widiati, Ketua Fraksi PKS yang juga anggota DPRD Kuningan Dapil Kuningan 4, pada Pemilu 2024 nanti maju sebagai Caleg DPRD Jabar dari Dapil Jabar XIII," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya