Berita

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono/RMOLJabar

Politik

Kata Agung Laksono, Golkar Fleksibel Hadapi Pilpres 2024

SENIN, 08 MEI 2023 | 03:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil Musyawarah Nasional (Munas) sebagai forum tertinggi Partai Golkar dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tetap mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, usai menghadiri halalbihalal kader Partai Golkar di Cirebon, Minggu (7/5).

Meskipun begitu, menurut Agung Laksono, Golkar akan fleksibel dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi yang ada terkait Pilpres 2024. Airlangga juga akan siap dicalonkan sebagai calon presiden maupun wakil presiden.


"Yang penting Partai Golkar punya calon. Dan saya percaya sebelum waktu berakhir, pasti juga (Airlangga Hartarto) akan mendapatkan pasangannya," ujar Agung Laksono, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

"Apakah masuk sebagai calon presiden atau wakil presiden. Kita (Golkar) berikan kebebasan, yang penting beliau masuk dalam salah satu box tersebut," sambungnya.

Menurut Agung, fleksibilitas diperlukan dalam politik. Karena dalam politik, partai politik (parpol) tidak boleh bersikap kaku dalam mengimbangi perkembangan dan situasi.

Golkar saat ini terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik, seperti halnya dengan Partai Demokrat yang belum lama ini dilakukan pertemuan. Meski sudah tergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), hal ini tidak membuat Golkar menutup diri dengan partai lain.

Bahkan, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan Golkar akan bergabung dengan Koalisi Perubahan yang di dalamnya terdapat sejumlah partai besar, seperti Demokrat, Nasdem, dan PKS.

"Kita saling menjajaki, kita tidak hanya memikirkan pasangannya saja. Tapi memikirkan nanti terbentuknya pascapemilu, pascapilpres, bagaimana pemerintahan ke depan yang mampu dan kuat," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya