Berita

Joko Widodo bersama Megawati Soekarnoputri dalam satu kesempatan/Net

Politik

Jokowi Hanya Merecoki Megawati di Pencapresan PDIP

SABTU, 06 MEI 2023 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan PDI Perjuangan memajukan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dinilai sebagai gangguan terhadap Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum (ketum) partai banteng moncong putih.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, Megawati memutuskan Ganjar sebagai capres dipengaruhi oleh Jokowi lewat sejumlah skema.

"Ini terjadi (keputusan kepada Ganjar sebagai capres PDIP) karena ditenggarai Jokowi bermanuver mewacanakan membentuk Koalisi Besar," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/5).


Ia menjelaskan, manuver Jokowi tersebut membuat rencana Megawati memajukan Ketua DPR RI, Puan Maharani, gagal.

"Jokowi hanya bisa melakukan intervensi terhadap PDIP, merecoki keinginan dari Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP dalam pengambilan keputusan," tuturnya.

Meski Jokowi berhasil membuat Megawati memilih Ganjar sebagai capres dari PDIP, namun Efriza memprediksi tujuannya tidak akan tercapai.

"Ganjar bukanlah sosok yang sepenuhnya dikendalikan oleh Jokowi, karena ia malah yang membuat Jokowi malu, melecehkan karena membangkang dan membatalkan Indonesia sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20," demikian Efriza menambahkan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya