Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin /Net

Global

Rusia Punya Skenario Sendiri jika Kalah dari Ukraina

SABTU, 06 MEI 2023 | 07:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Strategi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadapi serangan balik Ukraina terungkap oleh outlet berita independen berbahasa Rusia, Meduza.

Mengutip laporan tersebut pada Jumat (5/5), diketahui bahwa Rusia telah membangun beberapa skenario jika pasukannya kalah dan berhasil dipukul mundur Ukraina.

Rencana itu disebut melibatkan propaganda media dan melibatkan banyak jurnalis pro pemerintah.


"Ada instruksi khusus bagi jurnalis untuk menyoroti keberhasilan Rusia di medan perang dan meminimalkan isu-isu kekalahan," bunyi laporan tersebut.

Media didesak untuk menggambarkan serangan balik Ukraina, yang didukung NATO, sebagai sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh. Mereka juga diminta memberitakan senjata apa saja yang Barat kirim kepada Kyiv sejak perang dimulai.

Itu ditujukan agar Rusia nampak gagah dan berani jika berhasil memenangkan serangan balik Ukraina yang diperkirakan terjadi pada musim semi mendatang.

Apabila Rusia kalah, kondisi itu akan dimaklumi dan dinilai wajar karena Barat telah mengerahkan upaya yang luar biasa untuk membantu Ukraina yang dilanda perang tersebut.

Selain itu, media juga diarahkan untuk tidak fokus pada jumlah uang yang dihabiskan Moskow di wilayah pendudukan.

Sebaliknya, mereka harus menekankan bahwa pemerintah Rusia telah menyiapkan berbagai proyek untuk memperbaiki sekolah dan rumah sakit di sana.

Skenario yang ditujukan untuk mengubah pandangan publik itu akan membantu Rusia meningkatkan potensi kemenangannya.

Institute for the Study of War mengatakan strategi itu menunjukkan bahwa Moskow sedang bersiap menghadapi serangan Ukraina.  

Lewat rencana itu, Putin terlihat khawatir dengan hasil perang, sehingga ia berusaha mengurangi kecemasan publik dengan propaganda media.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya