Berita

Aparat keamanan Belgia/Net

Dunia

Polisi Belgia Tangkap Otak Teror Bom Mematikan di Baghdad

JUMAT, 05 MEI 2023 | 20:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Polisi Belgia menangkap seorang imigran Irak yang diduga menjadi anggota Al Qaeda yang menjadi dalang dari pemboman mobil mematikan di Baghdad pada 2009-2010 lalu.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan Kejaksaan Belgia pada Jumat (5/5), pria dengan inisial OYT itu ditangkap pada Rabu (2/5), ketika polisi menggerebek sebuah rumah di Kota Antwerpen yang dicurigai oleh hakim anti-teroris di negara itu.

"Dia diyakini telah menjadi bagian dari sel Al Qaeda yang sebagian bertanggung jawab atas beberapa pemboman di Zona Hijau Baghdad (Irak) pada tahun 2009 hingga 2010, yang menewaskan sedikitnya 376 orang dan melukai lebih dari 2.300 orang," kata pernyataan itu.


Serangan massal paling mematikan itu juga dikabarkan menargetkan gedung-gedung negara pemerintahan Irak.

Kini pria berusia 44 tahun itu telah muncul di pengadilan atas banyaknya tuduhan, di antaranya pembunuhan dengan niat teroris, partisipasi dalam kegiatan kelompok teroris, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Seperti dikutip dari Alarabiya, menurut laporan jaksa Belgia, OYT telah lama tinggal di negara itu sejak 2015, yang sosoknya mulai dicurigai dengan penyelidikan yang baru diluncurkan pada 2020 lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya