Berita

Enam ketum parpol yang dikumpulkan Jokowi di Istana Negara/Net

Politik

Jokowi Tak Membantah Nasdem Tak Diundang di Istana Karena Punya Koalisi Perubahan

JUMAT, 05 MEI 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo sengaja tidak mengundang Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pertemuan bersama para ketua umum partai politik koalisi pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (2/5).

Hal tersebut diakui Presiden Jokowi, saat diwawancarai wartawan di sela kunjungannya di Mal Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).

Jokowi bahkan tidak mengelak, bahwa Nasdem tidak diundang karean sudah punya Koalisi Perubahan bersama Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).


"Kita bicara apa adanya ya," kata Jokowi.

Sementara, kata dia, enam partai yang hadir di Istana Negara juga ingin membangun kerja sama politik yang baik. Sehingga, pembahasan itu dipandang tidak tepat diketahui pihak yang sudah punya koalisi sendiri.

"Mestinya ini kan memiliki strategi besarnya apa, ya masa yang di sini (Nasdem) tahu strateginya, dalam politik itu wajar-wajar saja, biasa," tuturnya.

Selain Surya Paloh, hadir pada pertemuan di Istana Negara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono.

Serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya