Berita

Petugas keamanan di Serbia/Net

Global

Penembakan Massal Baru di Serbia, Oknum Polisi Membabi Buta Serang Puluhan Orang

JUMAT, 05 MEI 2023 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Insiden berdarah penembakan massal kembali terjadi di Serbia. Kali ini melibatkan seorang pria berusia 21 tahun yang diidentifikasi sebagai anggota kepolisian.

Adalah Uros Blazic, putra anggota militer Serbia yang secara membabi buta menembaki orang-orang dari sebuah mobil dengan senapan otomatis. Penembakan terjadi di beberapa lokasi pada Jumat pagi (5/5) waktu setempat.

Pada awalnya, penembakan terjadi di Mledenovac, 42 kilometer selatan ibukota Beograd. Kemudian terjadi pertengkaran di sebuah halaman sekolah dan berlanjut di dua desa yang bertetanggaan.


Akibat dari aksi Blazic, sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan 15 lainnya terluka. Mereka yang meninggal termasuk seorang petugas polisi dan juga saudara perempuan Blazic.

Totalnya terdapat setidaknya 25 orang yang dilaporkan telah ditembak, termasuk perempuan dan anak-anak.

TRT World melaporkan pihak berwenang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Blazic.

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan operasi pencarian telah diluncurkan, karena pelaku masih buron. Sementara semua patroli telah dikirim ke arah Mladenovac dan Mali Pozarevac.

Sejumlah besar petugas polisi dengan baju besi dan helm antipeluru menutup jalan-jalan dan helikopter terbang di atas desa-desa.

Pasukan khusus tidak mengizinkan siapa pun untuk mendekati desa tempat penembakan terjadi karena pembunuhnya diduga bersembunyi di desa Sepsin.

Tidak ada informasi resmi apakah dia dikepung atau ditembak oleh polisi. Ambulans dan tim polisi berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Danica Grujicic dan Direktur Badan Informasi Keamanan Aleksandar Vulin tiba di pusat darurat tempat para korban luka mendapat perawatan.

Insiden itu terjadi sehari setelah penembakan di sekolah yang menewaskan sembilan orang. Delapan siswa dan seorang satpam tewas ketika seorang remaja laki-laki melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Beograd.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya