Berita

Para pengunjuk rasa Kenya berlarian saat polisi membubarkan aksi mereka pada Maret lalu/Net

Dunia

Capai Kesepakatan dengan Presiden, Oposisi Kenya Tangguhkan Aksi Protes Anti-Pemerintah

JUMAT, 05 MEI 2023 | 07:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Oposisi Kenya menangguhkan aksi protes anti-pemerintah terbaru yang direncanakan pada Kamis (4/5) ini, setelah mereka mencapai kesepakatan dengan Presiden William Ruto.

Hal tersebut diumumkan oleh Aliansi oposisi Deklarasi Persatuan, yang dipimpin oleh politisi veteran Raila Odinga, yang menyerukan pembatalan aksi protes massal di negaranya.

"Keputusan itu diambil setelah aliansi Kenya Kwanza (Kenya First) yang berkuasa di bawah Presiden Ruto telah menyetujui salah satu tuntutan kami," kata pernyataan yang dikeluarkan Rabu (3/5), dimuat Al Jazeera.


Belum diketahui negosiasi apa yang disepakati oleh kedua belah pihak itu. Akan tetapi sejak beberapa bulan lalu pihak Odinga, yang kalah dalam pemilihan tahun lalu telah mengadakan serangkaian aksi unjuk rasa, karena menyoroti kecurangan pemilu, dan tingginya biaya hidup di negara itu.

Ribuan warga Kenya turut mengindahkan seruan tersebut dengan aksi turun ke jalan yang tidak jarang berujung ricuh pada Maret lalu.

Kekerasan pecah di negara itu termasuk pertempuran antara polisi dan pengunjuk rasa, karena banyaknya pembakaran properti dan penggunaan gas air mata yang digunakan untuk membubarkan aksi tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya