Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Global

Raja Maroko akan Tetapkan Tahun Baru Amazigh sebagai Hari Libur Nasional

KAMIS, 04 MEI 2023 | 15:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tahun baru dalam sistem penanggalan suku Amazigh atau Berber akan ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh Kerajaan Maroko.

Rencana itu disampaikan langsung  oleh Raja Maroko, Mohammed VI dalam sebuah pernyataan yang diterima redaksi pada Kamis (4/5).

"Raja memutuskan untuk menjadikan tahun baru Amazigh atau yang biasa dikenal dengan perayaan Yennayer sebagai hari libur nasional seperti tahun baru pada kalender Hijriah dan Masehi," bunyi pernyataan tersebut.


Untuk menindaklanjuti rencana tersebut, Raja telah memberikan mandat kepada Kepala Pemerintahan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam penetapan hari libur.

Dengan kebijakan tersebut, Maroko berusaha melindungi identitas otentik dan warisan budaya dari masyarakat Amazigh yang ada di negara tersebut.

Selain penetapan kalender, bahasa Amazigh juga akan diresmikan secara konstitusional sebagai bahasa nasional Maroko disamping bahasa Arab.

Tahun Baru Amazigh dirayakan besar-besaran tidak hanya di Maroko, melainkan juga negara-negara Afrika lainnya seperti Tunisia, Aljazair, Libya dan sebagian Mesir.

Jika dalam kalender Masehi saat ini tahun 2023, maka dalam penanggalan Amazigh sudah tahun 2973 dengan awal tahun barunya jatuh pada Rabu (3/5).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya